Penyebab Sayap Cucak Ijo Turun dan Cara Mengatasinya Yang Tepat

By | 23 Oktober 2022
penyebab-sayap-cucak-ijo-turun
Apa penyebab sayap cucak ijo turun?

Penyebab sayap cucak ijo turun ada berbagai macam jenisnya. Pemilik harus mengetahuinya agar tidak mudah merasa panik dan bisa menemukan solusi yang tepat untuk mengatasi hal tersebut. Anda bisa menebak apakah kondisi ini merupakan hal yang serius atau sekedar mengalami cedera ringan dari perilaku burung itu sendiri. Pastikan Anda membaca uraian selengkapnya pada artikel berikut ini.

Burung merupakan salah satu hewan yang lemah, contohnya di bagian sayapnya. Kebanyakan Sayap burung pleci, cucak ijo, kacer dan lovebird sering menjadi langganan penyakit nyeklek. Nyeklek adalah kondisi dimana seekor burung menurunkan kedua atau salah satu sayap miliknya.

Lantas apa saja penyebab sayap cucak ijo turun dan kenapa bisa terjadi seperti ini? Nah, mari kita cari tahu lebih lanjut mengenai penyebab sayap cucak ijo turun seperti di bawah ini.

Beberapa Penyebab Sayap Cucak Ijo Turun yang Umum Terjadi

Burung Sedang Mabung

Ketika Anda melihat sayap cucak ijo turun namun masih bisa beraktivitas seperti biasa, maka tidak perlu khawatir. Karena kondisi ini adalah hal yang bisa ketika burung sedang mabung atau disebabkan oleh luka ringan.

Coba deh Anda perhatikan sekali lagi keadaan burung, apakah masih bisa mengepak-ngepakkan sayapnya atau tidak. Kalau memang masih bisa, maka tidak perlu ada yang dikhawatirkan. Luka ringan yang biasa memicu kondisi seperti ini antara lain burung terbentur benda di dalam kandang, memar karena keseleo, sangkar terjatuh dan sebagainya.

Burung Sedang Sakit

Sayap cucak ijo turun bisa juga mengindikasikan bahwa kondisinya sedang tidak baik-baik saja atau sakit. Ini ditandai dengan salah satu sayap yang diturunkan atau sayap yang turun sebelah, kemudian diikuti bulu yang mengembang. Cucak ijo terlihat jarang beraktivitas seperti biasanya dan kondisi sayap yang terlihat lemah. Kondisi ini mengindikasikan bahwa burung sedang menenangkan diri untuk mengurangi rasa sakit.

Mereka mengembangkan bulu-bulu miliknya untuk berusaha menghangatkan tubuh. Penyebab dari masalah ini adalah sayap burung atau sendinya sedang patah. Atau bisa juga disebabkan oleh sebuah penyakit yang sedang burung derita. Sebagai contoh, penyakit Koksidiasis dan sejenisnya.

Burung Terkena Kista

Penyebab terakhir yang mungkin dialami oleh burung cucak ijo ketika sedang menurunkan sayapnya adalah infeksi pada pangkal sayap, menderita penyakit kista dan kekurangan asupan vitamin. Adapun perilaku burung ketika mengalami kondisi ini adalah menurunkan kedua atau salah satu sayapnya, disertai bulu yang mengembang, namun tetap beraktivitas seperti biasa.

Beberapa Cara Mengatasi Sayap Burung Turun yang Ampuh

Setelah Anda mengetahui beberapa penyebab sayap cucak ijo turun dan kondisi yang sedang dialaminya, sekarang Anda perlu tahu langkah-langkah untuk mengatasi kondisi ini. Setiap keadaan memiliki perawatan yang berbeda-beda.

Mengobati Sendi Cucak Ijo yang Patah

Koksidiosis adalah penyakit berbahaya yang bisa menyebabkan sendi burung patah. Kalau sudah seperti ini besar kemungkinan sendi burung tidak akan bisa kembali lagi ke kondisi normal. Agar bisa segera sembuh, berikan obat-obatan yang sesuai diimbangi dengan pola makan sehat dan menambah vitamin. Pastikan Anda memberi makanan yang diperkaya oleh nutrisi.

Mengobati Sayap yang Keseleo

Burung yang mengalami patah kaki, memar dan keseleo membutuhkan penanganan khusus. Seperti mengikat burung ke tempat semula.

Mengatasi Sayap Turun karena Mabung

Mabung adalah fase alamiah bagi setiap burung. Anda perlu membantu burung merontokkan semua bulunya. Yaitu dengan menempatkan burung di kandang full kerodong dan menghentikan memberi makanan tambahan.

Mengatasi Burung Kekurangan Asupan Vitamin

Jika sayap cucak ijo turun disebabkan oleh asupan vitamin yang kurang, maka aturlah pola makan teratur sehari-hari. Jangan lupa menambahkan suplemen dan vitamin khusus pada makanan tersebut.

Itu tadi adalah beberapa penyebab sayap cucak ijo turun dan cara mengatasinya agar kembali normal seperti sedia kala. Sekarang Anda bisa mengetahui kondisi burung, apakah tergolong masalah serius atau biasa.