Inilah Khasiat Terasi Untuk Merpati Yang Jarang Diketahui Banyak Orang

By | 6 Januari 2023
khasiat-terasi-untuk-merpati
Khasiat terasi untuk merpati

Di Thailand, nampla atau terasi telah lama diketahui karena khasiatnya. Masyarakat Thailand sering menyertakan terasi dalam masakan sehari-hari mereka. Tidak mengherankan jika di Thailand, terasi dipercaya mempunyai manfaat yang sama dengan makanan lainnya. Terasi yang mana didalamnya terdapat kadungan vitamin B12. Ini bukan sekedar mitos atau gosip, tapi fakta yang masih banyak orang tidak tahu. Lihat disini contohnya.

Proses penguraian protein menghasilkan peptone dan asam amino. Selain itu, proses fermentasi juga menghasilkan ammonia, yang membuat terasi mentah memiliki aroma yang tidak enak atau sangat tajam. Terasi mengandung asam amino esensial terbanyak, yaitu leusin, serta asam amino nonesensial, glutamate. Tingkat glutamate yang tinggi membuat terasi cocok digunakan sebagai bahan pembuat bumbu dan bahkan dapat menggantikan vetsin.

Lantas apa khasiat terasi untuk merpati? Sebelum membahas khasiat terasi untuk merpati, ada baiknya jika kita memahami informasi lengkap mengenai terasi di bawah ini terlebih dahulu. Silahkan disimak ya.

Kandungan yang Terdapat pada Terasi

Fermentasi dapat menghasilkan aroma khas. Komponen aroma tersebut terdiri dari senyawa yang menguap, yang terdiri dari 16 jenis hidrokarbon, 7 jenis alcohol, 46 jenis karbonil, 7 jenis lemak, 34 jenis senyawa nitrogen, 15 jenis senyawa belerang, dan 10 jenis senyawa lainnya. Vitamin B12 sangat baik untuk pembentukan darah normal. Kekurangan vitamin ini dapat menyebabkan anemia megaloblastik.

Vitamin B12 memainkan peran penting dalam pembelahan sel yang cepat. Selain itu, vitamin ini juga memelihara lapisan yang mengelilingi dan melindungi serat syaraf serta mendorong pertumbuhan normal. Vitamin B12 juga berperan dalam aktifitas dan metabolisme sel-sel tulang.

Baca juga : Berikut ini Hewan Aneh dan Misterius yang Ditemukan di Dunia, Pasti Anda Belum Pernah Lihat !!!

Khasiat dan kandungan terasi dipengaruhi oleh beberapa faktor seperti bahan baku, cara pengolahan, dan penanganan akhir. Dibutuhkan kecermatan dalam memilih terasi berkualitas karena tidak semua jenis terasi yang dijual memiliki kualitas yang baik. Ini semua juga akan mempengaruhi mutu, aroma, dan kandungan terasi.

Terasi yang berkualitas adalah yang berwarna gelap, tidak terlalu keras atau lembek, dengan kandungan protein sekitar 15-20 persen. Jangan memilih terasi yang berwarna merah karena warna merah tersebut mungkin dihasilkan dari bahan campuran tekstil atau Rhodamin B. Penambahan Rhodamin B akan membuat terasi tampak merah.

Tidak berarti Anda bebas memakan terasi dengan bebas. Apalagi jika terasi dijadikan sebagai makanan utama. Ingat bahwa terasi hanyalah bahan tambahan, bukan sumber gizi utama. Terasi mengandung derajat keasaman lebih dari 5. Namun, terasi memiliki kandungan air bebas atau air tidak terikat yang sangat rendah, yaitu 0,6. Dengan demikian, terasi tidak mudah ditumbuhi oleh kuman atau mikroba patogen.

Umumnya, kuman patogen mudah tumbuh di bahan yang memiliki kandungan air bebas di atas 0,9. Oleh karena itu, tidak perlu khawatir mengenai keamanan mikrobiologi saat mengonsumsi terasi.” -Dr Ratih Dewanti MSc, kepala Laboratorium Mikrobiologi Pangan, IPB. Jangan mengabaikan khasiat dari terasi hitam ini. Meskipun tampilan dan aroma tidak menarik, khasiatnya dapat menjadi pertimbangan dalam menjaga stamina tubuh.

Mungkin sedikit membingungkan bagi para penggemar merpati jika diberi saran untuk memberikan terasi pada merpati betina yang telat bertelur. Mereka sering bertanya-tanya bagaimana terasi bisa digunakan sebagai bahan pakan merpati? Seperti yang kita tahu, terasi terbuat dari kulit udang yang membusuk, sehingga mudah hancur.

Dan tidak mungkin terasi dapat menghancurkan biji-bijian yang cukup keras saat dicerna di dalam tubuh merpati.Terasi tidak berguna sebagai bahan pakan merpati karena kemampuan menghancurkan biji jagung secara langsung, tetapi karena proses pembusukan pada biji jagung yang membuat jagung menjadi lembut dan membantu dalam proses penghancuran biji jagung.

Khasiat Terasi Untuk Merpati

Salah satu khasiat atau fungsi terasi buat merpati adalah supaya merpati betina dapat cepat bertelur. Terasi bisa dijadikan makanan tambahan alternatif untuk merpati betina yang susah bertelur. Karena biasanya merpati yang susah bertelur, oleh peternak biasanya akan diberikan minyak ikan, cangkang telur ayam dan kerang. Akan tetapi cara tersebut mungkin agak sedikit merepotkan, misalnya seperti kerang yang harus dijemur dulu dan lain sebagainya.

Nah, disinilah keunggulannya menggunakan terasi sebagai makanan tambahan alternatif, cukup beli terasi sachet di warung terdekat dan sudah bisa langsung dipergunakan tanpa harus ribet terlebih dahulu. Setelah mendapatkan informasi mengenai manafaat terasi tersebut, lantas bagaimana caranya ketika akan diberikan pada burung merpati betina?

Cara Memberikan Terasi Ke Burung Merpati Betina

  • Berikan 3 – 4 kali dalam seminggu
  • Berikan terasi dengan ukuran seperti biji jagung, cukup 1 butir saja
  • Berikan pada waktu sebelum atau saat giring
  • Berikan terasi sekitar jam 5 atau 6 sore

Jika dalam beberapa hari kedepan, pemberian terasi meroati betina masih tidak bisa bertelur juga padahal sudah diberi terasi, maka sebaiknya merpati jantan diberikan merpati betina yang baru. Setelah mengetahui informasi mengenai terasi, semoga kita dapat memanfaatkan khasiat terasi untuk merpati secara lebih tepat dan bijaksana, jangan juga terlalu berlebihan diberikan. Jangan lupa untuk memperhatikan kualitas dan keamanan terasi yang akan digunakan agar tidak merugikan kesehatan merpati kita. Semoga bermanfaat dan salam lestari.