Harga Burung Paik Pancawarna per Ekor di Pasar: Panduan Lengkap, Faktor Penentu, dan Tips Mendapatkan Harga Terbaik

By | 21 Januari 2026

Harga burung paik pancawarna per ekor di pasar menjadi topik yang selalu menarik bagi para pecinta burung hias, terutama karena keindahan warna yang memukau dan nilai estetika yang tinggi. Berbagai faktor seperti ukuran tubuh, keaslian warna, dan asal daerah memengaruhi harga, sehingga penting bagi pembeli untuk memahami seluk‑beluk pasar sebelum melakukan transaksi. Artikel ini akan membahas secara mendalam segala hal yang perlu Anda ketahui mengenai harga burung paik pancawarna, mulai dari variasi harga, faktor penentu, hingga strategi cerdas dalam berbelanja.

Seiring meningkatnya permintaan burung hias, terutama di kalangan kolektor muda, harga burung paik pancawarna per ekor di pasar pun mengalami fluktuasi yang signifikan. Tidak hanya pasar tradisional yang menawarkan pilihan, tetapi juga platform daring yang memberikan kemudahan akses, namun dengan tantangan tersendiri dalam menilai kualitas secara langsung. Dengan memahami dinamika pasar, Anda dapat menghindari penipuan dan mendapatkan nilai terbaik untuk investasi burung hias Anda.

Sebelum masuk ke pembahasan utama, penting untuk mengetahui bahwa burung paik pancawarna termasuk dalam kategori burung peliharaan yang dilindungi, sehingga peraturan perundang‑undangan harus dipatuhi. Memiliki pengetahuan yang lengkap akan membantu Anda tidak hanya dalam urusan harga, tetapi juga dalam memastikan kepatuhan terhadap regulasi yang berlaku.

Variasi Harga Berdasarkan Ukuran, Warna, dan Asal Daerah

Cetak Pin Satuan dan Grosiran Murah 24 jam Rawamangun Jakarta Timur

Cetak Pin Satuan dan Grosiran Murah 24 jam Rawamangun Jakarta Timur

Harga burung paik pancawarna per ekor di pasar tidak bersifat seragam. Berikut beberapa variasi utama yang biasanya memengaruhi harga:

  • Ukuran tubuh: Burung dengan ukuran lebih besar (biasanya di atas 12 cm) memiliki nilai jual lebih tinggi karena dianggap lebih impresif.
  • Intensitas dan keaslian warna: Warna merah, kuning, hijau, biru, dan hitam yang bersinar dan tidak bercampur (solid) biasanya dihargai premium.
  • Asal daerah: Populasi liar yang berasal dari daerah tertentu, seperti Sumatra Barat atau Jawa Barat, seringkali memiliki nilai historis dan genetika yang lebih tinggi.
  • Kondisi kesehatan dan kebugaran: Burung yang tampak aktif, bulu bersih, dan memiliki riwayat perawatan yang baik biasanya dijual dengan harga lebih tinggi.

Secara umum, harga di pasar tradisional dapat berkisar antara Rp 150.000 hingga Rp 800.000 per ekor, tergantung pada kombinasi faktor di atas. Sementara itu, di platform daring, harga dapat melampaui Rp 1.000.000 untuk ekor yang memiliki genetika unggul dan sertifikat resmi.

Faktor-faktor yang Mempengaruhi Harga Burung Paik Pancawarna

Harga Burung Pancawarna – KOMBI.ID

Harga Burung Pancawarna – KOMBI.ID

Kualitas Warna dan Pola Bulu

Warna adalah aspek paling krusial. Burung yang menampilkan lima warna secara merata (merah, kuning, hijau, biru, hitam) tanpa bercak abu‑abu atau pucat biasanya mendapatkan harga premium. Warna yang bersinar karena diet yang kaya karotenoid juga menjadi nilai plus.

Usia dan Kedewasaan

Burung muda (1‑2 bulan) biasanya lebih murah karena belum menunjukkan warna penuh. Namun, banyak pembeli yang bersedia membayar lebih untuk ekor yang sudah mencapai kedewasaan penuh (3‑4 bulan), karena warna dan perilaku sudah stabil.

Reputasi Penjual

Penjual yang telah lama beroperasi di pasar, memiliki reputasi baik, dan menyediakan sertifikat kesehatan biasanya dapat menetapkan harga lebih tinggi. Hal ini memberi rasa aman kepada pembeli bahwa burung yang dibeli bebas dari penyakit menular.

Musiman dan Permintaan

Selama periode festival atau kompetisi burung hias, permintaan meningkat tajam, yang menyebabkan harga melambung. Sebaliknya, pada bulan-bulan sepi, harga cenderung turun.

Peraturan Pemerintah dan Izin

Karena burung paik pancawarna termasuk dalam daftar spesies yang dilindungi, penjual harus memiliki izin resmi. Burung yang dilengkapi dengan dokumen legal biasanya dijual dengan harga yang lebih tinggi karena menjamin kepatuhan hukum.

Cara Membandingkan Harga di Pasar Tradisional dan Online

Cara Membandingkan Harga Barang Beberapa Toko Online Shop – Kusnendar

Cara Membandingkan Harga Barang Beberapa Toko Online Shop – Kusnendar

Bertransaksi di pasar tradisional memberi Anda kesempatan melihat langsung kondisi burung, namun prosesnya memakan waktu dan terbatas pada lokasi. Di sisi lain, pasar online menawarkan kemudahan akses, tetapi memerlukan kepercayaan tinggi terhadap foto dan deskripsi. Berikut cara membandingkan secara efektif:

Langkah 1: Kumpulkan Data Harga

Lakukan survei harga di beberapa pasar tradisional utama, seperti Pasar Burung Manggarai (Jakarta), Pasar Burung Taman Sari (Bandung), dan Pasar Burung Kuta (Bali). Catat variasi harga berdasarkan ukuran, warna, dan asal.

Langkah 2: Periksa Reputasi Penjual Online

Gunakan platform e‑commerce yang menyediakan rating penjual, ulasan pembeli, dan foto real‑time. Pastikan penjual menyertakan certified health certificate dan video burung yang sedang bergerak.

Langkah 3: Evaluasi Biaya Tambahan

Harga di pasar online sering kali belum termasuk biaya pengiriman, asuransi, atau pajak. Hitung total biaya sampai ke tangan Anda untuk mendapatkan perbandingan yang adil.

Langkah 4: Konsultasikan dengan Komunitas

Berpartisipasilah dalam forum pecinta burung hias, seperti grup Facebook atau forum harga terbaru burung paik pancawarna 2024. Anggota komunitas biasanya membagikan pengalaman membeli dan dapat memberi insight tentang penjual terpercaya.

Tips Mendapatkan Harga Terbaik untuk Burung Paik Pancawarna

Jual Pancawarna Burung Terlengkap & Terbaik - Harga Murah April 2025

Jual Pancawarna Burung Terlengkap & Terbaik – Harga Murah April 2025

1. Kunjungi Pasar pada Hari Non‑Puncak

Hari kerja, terutama Senin atau Selasa, biasanya lebih sepi. Penjual yang ingin menghabiskan stok akan lebih bersedia menurunkan harga.

2. Tawar dengan Alasan Kuat

Sebutkan faktor seperti kurangnya sertifikat resmi atau kondisi bulu yang tidak optimal sebagai dasar tawar menawar. Penjual yang menghargai kejujuran biasanya merespon dengan penyesuaian harga.

3. Beli dalam Jumlah

Jika Anda berencana membeli lebih dari satu ekor (misalnya untuk koleksi atau penangkaran), tawar paket diskon. Penjual biasanya memberikan potongan harga signifikan untuk penjualan grosir.

4. Manfaatkan Program Penangkaran

Berpartisipasi dalam program penangkaran burung paik pancawarna dapat memberi akses ke bibit unggul dengan harga lebih terjangkau, sekaligus mendukung upaya konservasi.

5. Periksa Dokumen Legalitas

Pastikan setiap burung yang Anda beli disertai izin resmi (CITES atau SK Penangkaran). Dokumen ini tidak hanya melindungi Anda secara hukum, tetapi juga menambah nilai jual kembali di masa depan.

6. Bandingkan Harga di Beberapa Sumber

Jangan langsung memutuskan pada penawaran pertama. Lakukan perbandingan di tiga atau lebih penjual, baik tradisional maupun daring, untuk menemukan nilai terbaik.

7. Perhatikan Kualitas Pakan dan Perawatan

Burung yang diberi pakan berkualitas tinggi (misalnya pakan berbasis biji jagung, beras merah, dan sayuran hijau) biasanya memiliki bulu lebih cerah. Tanyakan pada penjual mengenai riwayat pakan, karena ini dapat memengaruhi keputusan harga.

Dengan mengikuti tips di atas, Anda tidak hanya akan mendapatkan harga yang lebih kompetitif, tetapi juga memastikan burung yang Anda beli berada dalam kondisi optimal. Investasi pada burung paik pancawarnya akan terasa lebih memuaskan ketika Anda melihat burung tersebut tumbuh sehat, berwarna cemerlang, dan berperilaku aktif.

Terakhir, selalu ingat bahwa harga bukan satu‑satunya faktor. Kesejahteraan burung, kepatuhan pada regulasi, dan dukungan pada program penangkaran yang berkelanjutan merupakan aspek penting yang harus dipertimbangkan. Selamat berburu burung paik pancawarna dengan bijak, dan semoga koleksi Anda semakin berwarna!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *