Harga burung merak jantan dan betina di pasar Indonesia menjadi topik yang sering dicari oleh para pecinta burung eksotis. Kecantikan bulu ekor merak jantan yang memukau serta keanggunan betina yang lebih tenang membuat keduanya memiliki nilai jual yang cukup tinggi. Namun, tidak semua orang memahami mengapa ada perbedaan harga yang signifikan antara satu penjual dengan penjual lainnya, ataupun antara jantan dan betina. Artikel ini akan membahas secara mendalam segala hal yang perlu Anda ketahui sebelum memutuskan untuk membeli merak, mulai dari faktor-faktor yang memengaruhi harga, hingga tips membeli secara legal dan aman.
Selain itu, kami juga akan mengulas rata‑rata harga di berbagai wilayah Indonesia, mengidentifikasi perbedaan antara merak jantan dan betina, serta menyoroti biaya perawatan yang sering terlupakan oleh pembeli baru. Dengan pemahaman yang komprehensif, Anda dapat membuat keputusan yang lebih bijak, menghindari penipuan, dan memastikan kesejahteraan burung merak yang Anda miliki.
Faktor-faktor yang Mempengaruhi Harga Burung Merak

Daftar Harga Burung Merak Biru Dan Merak Putih HOBI TERNAK
Beragam unsur memengaruhi nilai jual burung merak di pasar. Tidak hanya sekadar ukuran atau warna bulu, namun juga aspek legal, kesehatan, dan reputasi penjual. Berikut beberapa faktor utama yang harus dipertimbangkan:
1. Kualitas Bulu dan Warna
Merak jantan dikenal dengan ekor berwarna biru kehijauan yang menghias dengan “mata” berwarna hitam. Semakin cerah, kontras, dan simetris “mata” pada bulu ekor, semakin tinggi harganya. Betina, meski tidak memiliki ekor spektakuler, tetap dinilai berdasarkan keindahan bulu tubuhnya yang bersih dan bebas cacat.
2. Usia dan Umur
Burung merak yang masih muda (biasanya 1‑2 tahun) memiliki nilai jual lebih tinggi karena potensi pertumbuhan dan masa produktif yang lebih lama. Burung dewasa yang sudah berumur 5‑6 tahun biasanya mengalami penurunan harga, meskipun tetap dapat dijual dengan harga premium bila masih dalam kondisi prima.
3. Asal‑usul dan Sertifikasi
Indonesia memiliki regulasi ketat terkait perdagangan satwa liar, terutama spesies yang masuk dalam CITES. Burung merak yang dilengkapi dengan surat izin resmi (CITES permit) dan dokumen asal (origin certificate) akan memiliki harga lebih tinggi karena keabsahan dan keamanan pembelian.
4. Kesehatan dan Kebersihan
Burung yang bebas parasit, tidak pernah sakit, dan memiliki catatan vaksinasi lengkap akan menarik pembeli yang serius. Penjual yang menyediakan laporan kesehatan biasanya menambahkan biaya layanan medis, namun ini dapat mengurangi risiko biaya tak terduga di kemudian hari.
5. Reputasi Penjual dan Lokasi Pasar
Pet shop atau pasar tradisional yang memiliki reputasi baik seringkali menagih harga lebih tinggi, namun memberikan jaminan purna jual. Sementara penjual di pasar informal mungkin menawarkan harga lebih murah, namun risiko penipuan atau kesehatan burung lebih tinggi.
Jika Anda ingin memahami lebih jauh tentang panduan jual beli burung merak online, bacalah artikel tersebut untuk mempelajari cara mengidentifikasi dokumen legal dan menghindari penipuan.
Rata‑Rata Harga di Berbagai Wilayah Indonesia

Terus Naik, Simak Pergerakan Harga Beras 2018-2025 – GoodStats
Harga burung merak tidak seragam di seluruh Indonesia. Perbedaan geografis, tingkat permintaan, serta aksesibilitas pasar memengaruhi nilai jual. Berikut rangkuman perkiraan harga per wilayah pada tahun 2024:
- Jawa Barat (Bandung, Jakarta, Bogor): Merak jantan berkualitas tinggi dapat mencapai Rp 30‑45 juta, sementara betina biasanya berada di kisaran Rp 20‑30 juta.
- Jawa Tengah (Semarang, Solo): Harga jantan cenderung sedikit lebih rendah, antara Rp 25‑38 juta, dan betina Rp 18‑27 juta.
- Sumatera (Medan, Padang): Karena biaya transportasi yang tinggi, harga jantan berkisar Rp 35‑50 juta, betina Rp 22‑35 juta.
- Kalimantan (Balikpapan, Pontianak): Harga jantan dapat mencapai Rp 40‑55 juta, sementara betina berada di Rp 28‑40 juta.
- Sulawesi (Makassar, Manado): Harga jantan sekitar Rp 30‑45 juta, betina Rp 20‑32 juta.
- Papua (Jayapura): Karena keterbatasan pasokan, harga jantan dapat melampaui Rp 55 juta, dan betina mencapai Rp 38‑45 juta.
Perlu diingat, angka-angka di atas bersifat indikatif dan dapat berubah tergantung pada kondisi pasar pada saat pembelian.
Perbandingan Harga Jantan vs Betina

Perbedaan Nuri Kepala Hitam Jantan Dan Betina Akurat Disertai Gambarnya
Secara umum, merak jantan selalu lebih mahal dibandingkan betina. Berikut beberapa alasan utama yang menjelaskan perbedaan harga tersebut:
- Ekor Spektakuler: Ekor jantan yang lebar dan berwarna cerah menjadi daya tarik utama bagi kolektor dan pecinta burung hias.
- Permintaan Lebih Tinggi: Banyak event atau pertunjukan burung hias yang mengutamakan penampilan jantan, sehingga pasar menuntut lebih banyak jantan berkualitas.
- Biaya Perawatan: Jantan biasanya memerlukan perawatan khusus untuk menjaga kebersihan ekor, termasuk pemotongan bulu mati dan perawatan kulit yang lebih intensif.
- Faktor Reproduksi: Betina lebih dibutuhkan untuk program pembiakan, namun nilai estetika mereka lebih rendah dibandingkan jantan, sehingga harga jualnya cenderung lebih terjangkau.
Namun, ada kondisi di mana betina bisa lebih mahal, misalnya jika betina tersebut memiliki genetik khusus yang sangat dicari untuk program pembiakan atau memiliki warna bulu yang sangat langka.
Tips Membeli Burung Merak yang Aman dan Legal
Berikut langkah‑langkah praktis yang dapat membantu Anda memperoleh burung merak dengan harga wajar, sekaligus memastikan legalitas dan kesehatan hewan:
1. Verifikasi Dokumen CITES
Pastikan penjual menyediakan sertifikat CITES yang sah. Tanpa dokumen ini, transaksi dapat melanggar hukum dan menimbulkan masalah di bea cukai.
2. Periksa Riwayat Kesehatan
Minta rekam medis lengkap, termasuk hasil pemeriksaan dokter hewan, vaksinasi, dan pengobatan anti‑parasit. Burung yang sehat biasanya memiliki harga sedikit lebih tinggi, namun mengurangi risiko biaya perawatan mendadak.
3. Kunjungi Lokasi Penjual Secara Langsung
Jika memungkinkan, kunjungi tempat penjual untuk melihat kondisi kandang, kebersihan, dan interaksi burung dengan penjual. Penjual yang transparan biasanya memiliki reputasi baik.
4. Bandingkan Harga di Beberapa Sumber
Jangan terburu‑buru membeli pada penawaran pertama. Lakukan riset di beberapa pasar, baik offline maupun online, untuk mendapatkan gambaran harga pasar yang wajar.
5. Gunakan Jasa Transportasi Profesional
Pengiriman burung merak memerlukan penanganan khusus. Pilih layanan transportasi yang berpengalaman dengan satwa eksotis untuk menghindari stres dan cedera pada burung.
Untuk memahami perbedaan jantan dan betina secara detail, artikel tersebut memberikan wawasan tambahan tentang karakteristik fisik dan perilaku masing‑masing jenis kelamin.
Biaya Perawatan Tambahan yang Perlu Dipertimbangkan

Rincian Biaya Perawatan | PDF
Harga pembelian hanyalah bagian kecil dari total investasi. Berikut biaya perawatan yang sering terlewatkan namun penting untuk dipertimbangkan:
1. Pakan Khusus
Burung merak membutuhkan diet seimbang yang mencakup biji-bijian, serangga, sayuran, serta buah‑buah segar. Menurut tips memberi makan burung paok pancawarna, frekuensi pemberian makanan yang tepat dapat meningkatkan kesehatan dan penampilan bulu.
2. Kandang dan Ruang Gerak
Kandang yang cukup luas, minimal 3 × 3 meter, dengan atap yang melindungi dari sinar matahari langsung, sangat penting. Penambahan tiang untuk melatih merak terbang atau bermain juga diperlukan.
3. Perawatan Kesehatan Rutin
Biaya kunjungan dokter hewan, pemeriksaan laboratorium, serta vaksinasi tahunan dapat menelan biaya antara Rp 500.000‑1.500.000 per tahun.
4. Perawatan Ekor Jantan
Ekor jantan membutuhkan perawatan khusus seperti pembersihan bulu mati, perawatan kulit, dan kadang‑kadang pemangkasan selektif untuk mencegah kerusakan pada bulu.
5. Asuransi atau Jaminan Kesehatan
Beberapa penyedia layanan pet shop menawarkan paket asuransi kesehatan untuk burung eksotis. Meskipun menambah biaya, paket ini dapat mengurangi beban biaya medis yang tidak terduga.
Strategi Penetapan Harga pada Penjual
Jika Anda seorang penjual atau ingin menjual kembali burung merak, memahami strategi penetapan harga dapat membantu Anda memperoleh margin yang wajar. Berikut beberapa taktik yang umum dipakai:
- Penetapan Harga Berdasarkan Nilai Unik: Tambahkan nilai pada burung dengan menonjolkan sertifikat CITES, catatan kesehatan lengkap, atau riwayat pembiakan yang sukses.
- Bundling Aksesori: Sertakan kandang, peralatan perawatan, atau paket pakan awal sebagai bagian dari penawaran.
- Diskon Musiman: Pada akhir tahun atau sebelum libur panjang, banyak pembeli mencari penawaran khusus. Manfaatkan momen ini untuk meningkatkan volume penjualan.
- Garansi Kesehatan: Berikan garansi kesehatan selama 30‑60 hari untuk menambah kepercayaan pembeli.
Peraturan Pemerintah Terkait Perdagangan Burung Merak

Peraturan Menteri Perdagangan No 5 tahun 2024 tentang Petunjuk Teknis
Indonesia mengatur perdagangan satwa eksotis melalui beberapa regulasi utama:
1. Undang‑Undang No. 5 Tahun 1990 tentang Konservasi Sumber Daya Alam Hayati dan Ekosistemnya
Menetapkan bahwa semua satwa liar yang diperdagangkan harus memiliki izin resmi, termasuk spesies yang termasuk dalam CITES.
2. Peraturan Pemerintah No. 7 Tahun 1999 tentang Pengawalan dan Pengawasan Satwa Liar
Mengatur prosedur pengawalan satwa dari titik penangkapan hingga penjualan, serta persyaratan dokumen yang harus dilampirkan.
3. Keputusan Menteri Lingkungan Hidup No. KEP‑43/MENLHK/2022
Menetapkan daftar spesies yang dilarang diperdagangkan secara bebas, serta memberikan sanksi administratif bagi pelanggar.
Memahami regulasi ini sangat penting untuk menghindari denda atau penyitaan hewan. Pastikan semua dokumen lengkap sebelum melakukan transaksi.
Kesimpulan Akhir

Kesimpulan Akhir | PDF
Menentukan harga burung merak jantan dan betina di pasar Indonesia bukan sekadar melihat angka pada label. Banyak faktor seperti kualitas bulu, usia, sertifikasi legal, kondisi kesehatan, serta lokasi pasar yang memengaruhi nilai jual. Rata‑rata harga bervariasi signifikan antar wilayah, dengan jantan biasanya berada di kisaran Rp 30‑55 juta, sementara betina berkisar Rp 18‑40 juta, tergantung pada kualitas dan dokumentasi.
Selain harga pembelian, biaya perawatan, pakan, kandang, serta pemeriksaan kesehatan rutin harus dipertimbangkan untuk menghitung total investasi. Bagi pembeli, melakukan verifikasi dokumen, memeriksa kesehatan, dan memilih penjual terpercaya merupakan langkah penting untuk memastikan transaksi yang legal dan aman.
Dengan pengetahuan yang komprehensif ini, Anda dapat membuat keputusan yang lebih cerdas, baik sebagai kolektor, penjual, atau pecinta burung eksotis yang ingin menambah keindahan alam ke dalam rumah. Selamat berburu merak, dan semoga investasi Anda membawa kebahagiaan serta kepuasan estetika yang luar biasa.