Biji bunga matahari telah lama dikenal sebagai sumber protein nabati yang kaya akan lemak tak jenuh, vitamin E, serta mineral penting. Mengintegrasikan biji ini ke dalam formulasi pakan ternak tidak hanya meningkatkan nilai gizi, tetapi juga dapat menurunkan biaya produksi pakan komersial. Pada paragraf pembuka ini, kita akan menyingkap mengapa biji bunga matahari menjadi pilihan utama bagi peternak modern yang mengutamakan kesehatan dan produktivitas hewan.
Berbagai studi menunjukkan bahwa kandungan asam lemak tak jenuh ganda (Omega‑6) pada biji bunga matahari berperan dalam memperbaiki membran sel, meningkatkan daya tahan tubuh, serta mendukung fungsi reproduksi. Selain itu, protein yang terdapat dalam biji ini memiliki profil asam amino yang seimbang, menjadikannya sumber protein yang hampir setara dengan kedelai, namun dengan risiko alergen yang lebih rendah.
Sebelum masuk ke detail resep, penting untuk memahami prinsip dasar dalam mencampur pakan: keseimbangan energi, protein, serat, serta mikronutrien. Kombinasi biji bunga matahari dengan bahan lain seperti jagung, dedak, dan suplemen vitamin akan menghasilkan pakan komprehensif yang mampu memenuhi kebutuhan harian hewan ternak, baik itu sapi, kambing, atau unggas.
Komposisi Dasar Resep Pakan Biji Bunga Matahari

5 Makanan untuk Mendukung Kesuburan, Bisa Dicoba Pasangan yang Sedang
Berikut adalah formulasi standar yang dapat disesuaikan menurut jenis ternak dan fase produksi (pertumbuhan, pemeliharaan, atau produksi).
- Biji bunga matahari – 30 % (dalam bentuk pecah kulit untuk meningkatkan ketersediaan nutrisi)
- Jagung giling – 25 %
- Dedak padi – 15 %
- Pelet protein kedelai – 10 %
- Serbuk tulang (kalsium) – 5 %
- Vitamin‑mineral premix – 3 %
- Air bersih – 2 %
- Pengikat (misalnya maltodekstrin) – 0,5 %
- Garam mineral – 0,5 %
Alasan Pemilihan Proporsi
Proporsi biji bunga matahari dipertahankan pada 30 % untuk memastikan asupan lemak dan vitamin E yang optimal, tanpa menimbulkan kelebihan energi yang dapat menyebabkan obesitas, terutama pada unggas seperti burung emprit. Jagung memberikan karbohidrat cepat serap, sementara dedak menambah serat untuk pencernaan yang sehat.
Langkah‑Langkah Pembuatan Pakan

Formulasi dan pembuatan pakan ikan.pptx
Proses pembuatan pakan melibatkan beberapa tahap penting, mulai dari persiapan bahan hingga penyimpanan akhir. Berikut urutan yang direkomendasikan:
- Pengeringan Biji Bunga Matahari: Panaskan biji pada suhu 60‑70 °C selama 15‑20 menit untuk mengurangi kadar air dan mematikan mikroba.
- Pencacahan: Giling biji hingga ukuran partikel 2‑3 mm. Ukuran ini memudahkan pencernaan pada ternak ruminansia dan unggas.
- Pencampuran Bahan Kering: Campurkan semua bahan kering (jagung, dedak, pelet protein, serbuk tulang, premix) dalam mixer industri atau wadah besar.
- Penambahan Air dan Pengikat: Tambahkan air bersih secara bertahap sambil terus diaduk. Pengikat membantu menstabilkan tekstur pakan.
- Pemeriksaan Kualitas: Lakukan uji kadar protein, lemak, dan serat dengan alat refraktometer atau laboratorium terdekat.
- Penyimpanan: Simpan pakan dalam wadah kedap udara, suhu 15‑20 °C, dan hindari paparan sinar matahari langsung untuk mencegah oksidasi lemak.
Tips Mengoptimalkan Kualitas Pakan
- Gunakan protein berkualitas tinggi seperti pelet protein kedelai yang sudah diproses dengan teknik ekstrusi untuk meningkatkan ketersediaan asam amino.
- Tambahkan antioksidan alami (misalnya ekstrak rosemary) bila pakan disimpan lebih dari 30 hari.
- Pastikan kebersihan peralatan pencampur untuk menghindari kontaminasi jamur atau bakteri.
Manfaat Spesifik Biji Bunga Matahari bagi Hewan Ternak

5 Manfaat Biji Bunga Matahari (Kuaci) Bagi Kesehatan Tubuh | HonestDocs
Berikut manfaat utama yang telah terbukti secara ilmiah:
- Vitamin E: Antioksidan kuat yang melindungi sel dari kerusakan oksidatif, meningkatkan daya tahan terhadap stres panas.
- Lemak tak jenuh: Menyediakan energi padat yang mudah diserap, mendukung pertumbuhan otot dan produksi susu.
- Zink dan Magnesium: Esensial untuk fungsi enzimatik, metabolisme karbohidrat, serta kesehatan reproduksi.
- Protein: Memenuhi kebutuhan asam amino esensial, mempercepat perbaikan jaringan dan produksi sel darah merah.
Pengaruh pada Produksi Susu dan Daging
Peningkatan asupan lemak tak jenuh melalui biji bunga matahari dapat meningkatkan kandungan lemak susu hingga 3‑5 % pada sapi perah, sekaligus memperbaiki rasa daging pada kambing. Studi lapangan di beberapa peternakan Indonesia menunjukkan peningkatan berat badan harian (ADG) sekitar 8‑12 % pada anak sapi yang diberi pakan ini selama 60 hari.
Penerapan Resep pada Berbagai Jenis Ternak
Resep di atas bersifat fleksibel dan dapat disesuaikan untuk tiga kategori ternak utama:
Sapi Perah
Tambahkan 5 % minyak biji bunga matahari murni ke dalam ransum untuk meningkatkan energi tanpa meningkatkan serat berlebih. Pastikan rasio protein tetap di 16‑18 % pada fase laktasi.
Kambing Potong
Kambing membutuhkan serat tinggi; kurangi jagung menjadi 20 % dan tingkatkan dedak menjadi 20 %. Biji bunga matahari tetap pada 30 % untuk menjaga kecukupan lemak.
Unggas (Ayam dan Burung Emprit)
Untuk unggas, ukuran partikel biji harus lebih halus (≈1 mm) agar tidak mengganggu aliran makanan di beku. Resep dapat diperkaya dengan pakan musiman khusus pada musim dingin untuk menjaga suhu tubuh tetap stabil.
Pengawasan dan Penyesuaian Ransum

PENYUSUNAN RANSUM DENGAN METODE PEARSON SQUARE.pptx
Setelah pakan siap, lakukan pemantauan rutin terhadap kondisi tubuh ternak. Parameter yang harus dicek meliputi:
- Berat badan harian
- Kadar lemak tubuh (melalui ultrasonik atau palpasi)
- Produksi susu atau telur
- Keadaan kulit dan bulu (indikator vitamin E)
Jika terjadi penurunan performa, pertimbangkan penyesuaian berikut:
Penyesuaian Energi
Kurangi atau tambah jagung sesuai kebutuhan energi harian. Pada masa puasa atau stres panas, tambahkan minyak biji bunga matahari ekstra 2‑3 %.
Penambahan Suplemen
Gunakan suplemen mineral khusus untuk mengatasi defisiensi kalsium atau fosfor, terutama pada sapi laktasi dan kambing peternakan.
Keamanan dan Kualitas Biji Bunga Matahari

5 Manfaat Biji Bunga Matahari (Kuaci) Bagi Kesehatan Tubuh | HonestDocs
Pastikan biji yang digunakan berasal dari sumber terpercaya, bebas dari pestisida residu, dan telah melewati proses pengeringan yang memadai. Pengujian laboratorium untuk kadar aflatoksin sangat disarankan, karena kontaminasi mikotoksin dapat menurunkan produktivitas dan mengancam kesehatan hewan.
Pengendalian Hama
Jika penyimpanan dalam jumlah besar, gunakan metode pengendalian hama biologis (mis. nematoda parasit) atau bahan pengawet alami seperti cengkeh untuk menghindari infestasi serangga penyimpanan.
Ekonomi dan Efisiensi Produksi

PPT – PERTEMUAN 9 PowerPoint Presentation, free download – ID:4367221
Penggunaan biji bunga matahari dalam pakan ternak dapat menurunkan biaya produksi sebesar 10‑15 % dibandingkan pakan komersial full‑blend. Hal ini disebabkan oleh:
- Harga biji bunga matahari yang relatif stabil di pasar lokal.
- Pengurangan kebutuhan akan bahan baku impor seperti kedelai.
- Peningkatan konversi pakan (FCR) yang lebih baik pada hewan yang menerima lemak sehat.
Studi Kasus Peternakan Skala Kecil
Seorang peternak di Jawa Barat melaporkan peningkatan berat badan anak kambing 0,5 kg per minggu setelah mengadopsi resep ini selama tiga bulan. Total biaya pakan per ekor menurun dari Rp 8.000 menjadi Rp 6.800 per hari, memberikan margin keuntungan yang lebih besar.
Dengan memperhatikan semua aspek di atas—nutrisi, teknik produksi, keamanan, serta pertimbangan ekonomi—resep pakan campuran biji bunga matahari dapat menjadi solusi berkelanjutan bagi peternak yang menginginkan produktivitas optimal tanpa mengorbankan kesehatan hewan.
Selalu lakukan evaluasi secara periodik dan sesuaikan formulasi dengan kondisi iklim, jenis ternak, serta fase produksi. Pendekatan yang fleksibel dan berbasis data akan memastikan pakan tetap menjadi pondasi kuat bagi pertumbuhan dan kesejahteraan hewan ternak Anda.