Apa Makanan Burung Alap Alap Selain Daging? Berikut Jawabannya

By | 28 November 2022
makanan-burung-alap-alap
Makanan burung alap alap

Burung alap-alap merupakan salah satu jenis burung predator, dimana makanan pokok burung alap-alap ini adalah daging, biasanya burung ini sering memakan hewan pengerat seperti tikus sebagai target buruannya. Makanan burung alap alap selain daging adalah berupa serangga dan ada juga jenis lainnya, contohnya seperti ini.

Burung alap-alap dibekali dengan insting berburu yang sangat tajam layaknya burung pemakan daging lainnya seperti elang dan burung hantu. Diantaranya dibekali dengan kemampuan alami berupa ketajaman indra penglihatan sebagai senjata utama selain cakar, paruh dan kecepatannya ketika bermanuver. Untuk indra penglihatannya ini 2,6 kali lipat lebih baik dibandingkan penglihatan mata manusia.

Makanan Burung Alap-alap Selain Daging

Lantas apa saja makanan burung alap alap? Makanan burung alap alap selain daging ialah serangga seperti jangkrik, belalang, capung yang termasuk dalam golongan invertebrata serta mamalia kecil seperti burung kecil (burung pipit, walet), kelelawar dan reptil seperti kadal bahkan cicak.

Baca juga : Berikut ini Hewan Aneh dan Misterius yang Ditemukan di Dunia, Pasti Anda Belum Pernah Lihat !!!

Daging segar (masih ada darah) yang biasa diberikan oleh pemeliharanya kepada burung ini biasanya daging sapi, daging ayam, daging mencit (tikus putih), tikus dan bayi tikus putih (pinkies) yang merupakan hewan pengerat yang rata-rata meemiliki berat 40-90 gram.

Jika Anda termasuk salah satu pecinta burung predator yang satu ini, tentulah memiliki keunikan tersendiri karena pakan burung alap-alap berupa daging, lumayan memberi tantangan sebab berbeda dengan kebanyakan burung peliharaan yang lainnya yang hanya memakan biji-bijian, ulat atau buah-buahan.

Untuk takaran pakan burung alap-alap yang harus diperhatikan adalah pemberian porsi makan yang pas dan waktu pemberian pakan. Usahakan untuk teratur 3 sampai 4 x sehari, seperti pada pagi hari, siang hari, sore hari dan Malam hari.

Sebaiknya ketika Anda memelihara burung alap2 ini, jangan diletakkan di sangkar atau kandang, akan tetapi buatkanlah tangkringan khusus atau perch karena perlakuan terhadap burung ini sangat berbeda dengan burung peliharaan lainnya. Bahan-bahan yang dipergunakan bisa pipa pvc dibentuk seperti letter T, adukan semen serta bekas kaleng cat.

Cara Berburu Makanan, Burung Alap-alap di Alam

Burung alap-alap memiliki habitat di alam liar di daerah dataran rendah hingga perbukitan dengan ketinggian sampai dengan 2000 meter. Bertengger di cabang pohon yang mati menjadi tempat favoritnya. Namun tak jarang sering juga dijumpai di daerah pertanian, savana, fynbos, padang rumput lembab, pembukaan hutan, rawa-rawa, semak belukar kering dan pinggiran jalan raya.

Burung ini memiliki kebiasaan yang sangat mirip dengan elang jawa, sebelum menerkam mangsanya dia biasanya akan bertengger di cabang pohon yang terbuka. Tujuannya adalah dengan mengawasi pergerakan target yang sedang bergerak, kemudian jika merasa timingnya sudah tepat dia akan segera meluncur dengan mengepakkan sayap ke arah target buruannya. Selain cara tersebut ketika berburu dia akan melayang-layang di langit sambil memantau mangsanya.

Makanan Anak Burung Alap-alap

Seperti halnya burung alap-alap dewasa, untuk yang anakan pun makanannya juga sama yaitu memakan daging segar. Di alam liar biasa diberikan dalam potongan kecil yang sebelumnya sudah dicabik-cabik oleh induknya.

Bagi pemelihara burung ala-alap anakan, jika harus setiap hari memberikan daging segar seperti ayam atau sapi mungkin akan sedikit memakan cost. Untuk mengurangi cost tersebut mungkin bisa disiasati dengan memberi cicak atau kadal kecil yang mudah ditemui di sekitar rumah, tentu dalam potongan yang kecil agar mudah ditelan.

Demikian kita cukupkan pembahasan kali ini mengenai makanan burung alap alap. Sebagai burung pemangsa dan pemakan daging perannya sangat vital di dalam rantai makanan, ada baiknya kita tetap menjaga kelestarian alam dengan tetap menjaga populasinya tetap seimbang. Semoga informasi singkat ini ada manfaatnya. Terima kasih dan salam lestari.