Lumba Lumba Berkembang Biak Dengan Cara Apa? Ini Jawabannya

By | 30 September 2022
lumba-lumba-berkembang-biak-dengan-cara
Lumba lumba berkembang biak dengan cara apa?

Lumba lumba berkembang biak dengan cara apa? Pertanyaan ini masih banyak terbesit dikepala sebagian besar orang. Khususnya bagi pelajar yang baru memasuki materi pengenalan ragam makhluk hidup di darat dan air. Sama seperti makhluk hidup lainnya, lumba lumba memiliki ciri khas sendiri dalam bernapas, mencari makan dan berkembang biak.

Lumba lumba adalah hewan laut yang dikenal sangat cerdas. Bersama dengan pesut, hiu dan paus, lumba lumba tergolong sebagai kelompok ordo cetacea. Meskipun sama-sama berhabitat di laut, lumba lumba ternyata berbeda dengan ikan. Bukan insang yang menjadi alat pernapasan mereka, melainkan paru-paru.

Nah, lumba lumba berkembang biak dengan cara apa? Simak jawaban selengkapnya pada artikel dibawah.

Lumba lumba berkembang biak dengan cara?

Lumba lumba merupakan salah satu hewan vivipar yang berarti berkembang biak dengan cara melahirkan. Seperti yang dijelaskan pada buku karya Setiawan G. Sasongko, berjudul Lumba lumba si Ikan Ramah, 2018, menyebutkan bahwa lumba lumba bisa kawin bukan sebatas untuk reproduksi. Melainkan kawin karena dilandasi emosional seperti manusia. Inilah salah satu faktor mengapa ia dijuluki sebagai hewan dengan kecerdasan tinggi.

Lumba lumba betina dewasa rata-rata mencapai kematangan seksual ketika berusia 5-13 tahun. Sementara itu, lumba lumba jantan baru mencapai kematangan seksual pada usia 10-13 tahun. Dari sini bisa dilihat bahwa usia siap kawin betina lebih cepat daripada jantan.

Ketika proses perkawinan berlangsung, lumba lumba jantan berubah menjadi sangat agresif terhadap lumba lumba lain. Mereka mengeluarkan suara sebagai tanda peringatan yang ditujukan kepada kawan disekelilingnya. Sehingga tidak mengganggu pasangan yang dimiliki.

Tidak hanya sebatas itu, lumba lumba jantan juga berusaha membenturkan tubuhnya ke lumba lumba lain. Tujuannya adalah memperlihatkan kekuatan mereka sebagai pejantan.

Proses kawin lumba lumba tidak berlangsung singkat, melainkan butuh beberapa tahap. Frekuensinya dilakukan sebanyak beberapa kali dan berlangsung selama berhari-hari.

Sesudah proses kawin selesai, lumba lumba satu dengan lainnya memiliki masa mengandung dan melahirkan anak yang berbeda. Tergantung spesies lumba lumba itu sendiri.

Sebagai contoh, pada spesies lumba lumba Tucuxi yang memiliki masa mengandung paling singkat selama 12 bulan. Sementara itu, spesies lumba lumba Orca memiliki masa terpanjang sekitar 17 bulan.

Ketika memasuki proses melahirkan, lumba lumba betina pindah menuju perairan lebih dangkal dan ditemani satu atau bahkan dua lumba lumba lainnya.

Hal tersebut dilakukan untuk memastikan darah yang keluar selama proses melahirkan tidak menarik perhatian predator laut.

Secara umum, anak lumba lumba yang baru lahir berukuran antara 33-35 inch dan beratnya 23-65. Kembali lagi tergantung spesies lumba lumba itu sendiri.

Ada yang unik dari proses melahirkan lumba lumba dan membedakannya dari jenis mamalia lain. Yaitu bagian yang keluar pertama kali adalah ekor, bukan kepala dahulu. Seperti kita tahu, pada manusia yang keluar diawal adalah bagian kepala.

Bayi lumba lumba akan menyusu kepada induknya selama 1 tahun. Lemak yang terkandung di dalam susu induk lumba lumba berguna untuk mempercepat proses pertumbuhan bayi.

Bagaimana, sekarang Anda sudah paham bukan bahwasannya lumba lumba berkembang biak dengan cara melahirkan? Hal inilah yang membuatnya masuk sebagai kelompok vertebrata.

Dalam jangka waktu 3-6 tahun, lumba lumba hanya memiliki anak 1 saja. Oleh karena itu, spesies lumba lumba berkembang cukup lambat dan tidak secepat ikan lain. Belum lagi campur tangan manusia yang gemar berburu lumba lumba. Ini bisa membuat populasinya semakin sedikit dari waktu ke waktu.

Menurut sejumlah penelitian yang dilakukan para ahli, terkadang lumba lumba diketahui melakukan berbagai macam eksperimen seksual. Ada juga yang menjelaskan bahwa lumba lumba bisa merasakan dan menikmati hubungan seksual layaknya manusia.

Hal itu bukanlah sesuatu yang mustahil, mengingat bagaimana kecerdasan lumba lumba. Pastinya banyak diantara Anda yang belum mengetahui hal ini.

lumba-lumba-berkembang-biak-dengan-cara

Aktivitas Perkawinan Ikan Lumba Lumba

Lumba lumba diketahui bisa berkembang biak sepanjang tahun, khususnya pada spesies hidung botol. Meskipun begitu, menurut pengamatan yang dilakukan menyebutkan bahwa musim kawin lumba lumba bervariasi tergantung lokasinya.

Secara umum, evolusi yang dilakukan oleh lumba lumba betina sebanyak 2-7 kali per tahun. Siklus ini membutuhkan waktu selama kurang lebih 30 hari.

Perlu Anda ketahui bahwasannya lumba lumba betina sangat sedikit atau bahkan tidak ada yang terindikasi mengalami penuaan (menopause). Pada spesies lumba lumba Saratosa, pemeliharaan dan kelahiran masih bisa terjadi ketika usianya sudah mencapai 48 tahun.

Kehamilan lumba lumba membutuhkan waktu selama 12 bulan. Spesies hidung botol memiliki bayi yang cukup fantastis, karena berukuran sekitar 1 meter dan bobotnya 11-18 kilogram.

Pemeliharaan anak lumba lumba sebagian besar dilakukan oleh betina dan hampir secara eksklusif. Induk lumba lumba umumnya menyusui anak mereka sepanjang siang dan malam hari.

Ketika memasuki musim kawin tertentu, baik lumba lumba jantan ataupun betina bisa memiliki beberapa pasangan.

Fakta Unik Lumba Lumba yang Harus Diketahui

Setelah Anda mengetahui lumba lumba berkembang biak dengan cara melahirkan, kali ini mari kita bahas beberapa fakta unik mengenai hewan mamalia satu ini.

Lumba Lumba Berusaha Keras Ketika Bernafas

Sebagai hewan mamalia, lumba lumba bernafas menggunakan paru-paru dan membutuhkan udara meskipun hidup di dalam air. Pernafasan ini dilakukan melalui lubang sembur yang berada di bagian atas kepala.

Lumba lumba bisa menahan nafas mereka, namun bernafas sebanyak 4-5 kali setiap menitnya. Ketika lubang sembur dipakai untuk bernafas, mulut lumba lumba bebas menangkap mangsa dan mencegah air masuk ke bagian paru-paru.

Mamalia Paling Cerdas Selain Manusia

Menurut penelitian terbaru lumba lumba memiliki kecerdasan yang lebih tinggi dibandingkan simpanse. Ini membuatnya menjadi mamalia paling cerdas sesudah manusia.

Sebenarnya otak lumba lumba berukuran lebih besar dibandingkan manusia. Tidak hanya itu, ia juga memiliki korteks dengan lipatan rumit mirip seperti manusia.

Lumba lumba hidung botol bahkan bisa mengenali diri mereka sendiri lewat sebuah cermin.

Lumba Lumba Bisa Berumur Panjang Ketika Terhindar Dari Penyakit

Beberapa jenis parasit dan penyakit yang bisa memperpendek umur lumba lumba antara lain bakteri, jamur dan infeksi virus. Ketika mereka berhasil terhindar dari penyakit tersebut, maka dipastikan berumur panjang.

Secara umum, lumba lumba hidung botol memiliki masa hidup kurang lebih 20 tahun. Sejumlah penelitian menyebutkan bahwa hewan mamalia ini mampu bertahan hidup sampai usia 40-50an.

Ada juga lumba lumba betina yang berumur 60 tahun, namun jumlahnya hanya 1-2% saja.

Lumba Lumba Mencari Makan Berkelompok

Sebagian besar lumba lumba menangkap ikan atau berburu mangsa dengan bekerja sama satu sama lain. Mereka mungkin mengepung kelompok ikan besar, menggiringnya menuju garis pantai atau jeruji pasir agar bisa menjebaknya.

Demikianlah pembahasan ringkas mengenai lumba lumba berkembang biak dengan cara melahirkan dan beberapa fakta menarik tentangnya. Semoga informasi diatas memberitahu Anda lebih banyak lagi tentang mamalia cerdas ini.