Makanan Capung dan Hal yang Perlu Anda Ketahui Mengenai Capung

makanan capung
Makanan Capung

Makanan capung adalah nyamuk, lebah, semut, rayap dan lalat. Bukan hanya itu, makanan capung lainnya yaitu berudu, larva, ikan cupang kecil, hingga kupu-kupu. Jenis makanan capung tersebut memang serangga dan hewan-hewan kecil lainnya, mengingat capung termasuk dalam jenis hewan karnivora.

Capung makan sekitar 50 ekor nyamuk dalam sehari untuk yang dewasa. Pasalnya meskipun ia terlihat seperti hewan yang ramah dan lucu, namun siapa sangka? Capung menjadi hewan predator kuat di udara. Rantai makanan capung memang kalah dengan singa Afrika yang tercatat sebagai hewan karnivora puncak rantai makan.

Namun Kucing Besar itu hanya dari menangkap sebanyak 25% dari total massa yang dikejar, sedangkan capung dapat menangkap mangsanya nyaris tepat sasaran dengan tingkat keberhasilan 95%. Meskipun menjadi hewan yang kecil, berwarna hijau dan ramah Namun capung menjadi predator yang ditakutkan oleh serangga yang menjadi makanannya.

Kesukaan makanan capung adalah nyamuk, namun tak jarang capung juga makan serangga atau hewan kecil lainnya. Baru-baru ini dilakukan penelitian mengenai capung oleh ilmuwan yang berasal dari Universitas Rutgers di Amerika Serikat yang menunjukkan bahwa capung merupakan pemburu yang brutal dan efektif dalam kerajaan hewan.

Bahkan capung bisa memperoleh atau mencari makannya sembari terbang dengan tepat sasaran, dan tetap memakan mangsanya tanpa harus hinggap ke daun atau ranting pohon terlebih dahulu. Capung akan merobek-robek tubuh hewan yang dimakan, lalu mengunyahnya sampai berbentuk gumpalan dan menelannya. Makanya tidak heran jika capung menjadi predator udara yang kuat.

Apakah Capung Makan Daun?

Menurut brainly, umumnya capung akan memakan serangga yang lebih kecil dari mereka. Capung tidak akan pilih-pilih makanannya di mana mereka akan memakan serangga yang dapat ditangkap, termasuk memakan capung lainnya.

Semakin dewasa capung, semakin besar serangga yang akan menjadi mangsanya seperti jangkrik atau bahkan capung dan damselfish lainnya menjadi mangsanya. Setiap hari seekor capung bisa memakan 15 persen dari berat tubuhnya sendiri. Nyamuk yang bisa memangsa makanan yang lebih besar juga bisa menimbulkan gigitan menyakitkan pada jari manusia.

Ada 3 cara yang digunakan capung untuk menangkap atau menemukan mangsanya yaitu dengan menyengat, menjajakan atau memungut. Hal tersebut merupakan contoh istilah yang sama yang digunakan hewan burung untuk mendapatkan makanannya.

Apa yang Larva Capung Makan?

Larva capung yang habitat nya berada di air juga memakan serangga hidup. Di mana nimfa atau larva akan menunggu, ketika mangsanya bergerak dalam jangkauan maka ia akan membelah labilnya dan menusuknya dalam sekejap. Nimfa yang lebih besar dapat memakan berudu atau anak ikan kecil yang ditemukannya. Beberapa capung nimfa bisa membunuh mangsanya di alam dengan menusuknya seperti menggunakan jarum yang runcing.

Pasalnya memang ada hewan yang berasal dari keluarga capung memiliki ukuran tubuh lebih kecil, ramping serta seperti jarum, hewan tersebut dinamakan capung baru jarum atau damselfly. Capung tersebut biasanya ditemukan di daerah perairan seperti danau, rawa, sungai ataupun persawahan. Mereka biasanya bertelur di air yang bersih agar terjamin tingkat kehidupan.

Itulah beberapa hal mengenai capung yang bisa Anda ketahui mulai dari makanan capung adalah serangga kecil, capung merupakan predator dan lainnya. Meskipun menjadi predator yang menakutkan, capung berperan penting untuk menjaga keseimbangan ekosistem, terutama pada dunia pertanian karena mereka akan memangsa hama yang dapat mengganggu tanaman tersebut. Nyamuk menjadi salah satu makanan favorit bagi capung.

Tinggalkan komentar